5 Tips Mengatasi Touchpad Laptop tidak berfungsi (tidak bisa digerakkan/bergerak sendiri)

Touchpad merupakan alternative pengganti mouse yang biasanya terdapat pada laptop. Dengan adanya touchpad tentunya akan membuat laptop menjadi lebih ringkas dan praktis. Ada beberapa pengguna yang tidak biasa menggunakan touchpad lebih memilih menambah mouse pada laptop. Akan tetapi bagi yang sudah terbiasa, penggunaan touchpad tidak kalah responsive dibanding mouse. Admin sendiri kalau untuk desain dan edit video pada laptop juga menggunakan touchpad dan tidak ada masalah  serta sangat nyaman dalam penggunaan.

Ada kalanya touchpad tidak berfungsi (error) atau bermasalah, beberapa permasalahan biasanya ditandai dengan touchpad tidak bisa digerakkan, touchpad bisa bergerak tetapi kadang kala tidak bisa digerakkan atau pointer bergerak-gerak sendiri. Berikut ini beberapa tips bagaimana mengatasi permasalahan pada touchpad. Untuk mengatasi permasalahan ini, tentu kita harus menganalisa apa penyebab dari touchpad tidak berfungsi, kemudian baru kita bisa mencari solusinya.

Permasalahan Touchpad Laptop tidak berfungsi (error) dan Solusinya


1. Touchpad tidak Sengaja Dinonaktifkan Melalui Keyboard

Untuk permasalahan ini solusinya paling simple dibanding yang lain. Akan tetapi, sebagian orang tidak mengetahui informasi ini. Pada kebanyakan laptop ada tombol untuk mengaktifkan dan menonaktifkan fungsi Touchpad yang terletak di keyboard. Biasanya terletak diantara F1-F12, karena tiap laptop berbeda-beda. Biasanya alasan touchpad dimatikan agar saat mengetik tidak mengganggu proses pengetikan atau saat menggunakan mouse tidak mengganggu kinerja mouse.

Dibawah ini beberapa contoh tampilan tombol keyboard untuk mematikan touchpad
Contoh Tombol untuk mematikan touchpad acer aspire
Contoh Tombol untuk mematikan touchpad acer aspire

Contoh Tombol untuk mematikan touchpad acer aspire
Contoh Tombol untuk mematikan touchpad lenovo idepad

Pada contoh diatas untuk mengaktifkan dan menonaktifkan touchpad menggunakan tombol kombinasi Fn+F7 dan FN+F6. Untuk simbol bisa seperti gambar paling atas (ada icon tangan) atau gambar di bawahnya (icon kotak besar dengan 2 kotak kecil di bawahnya). Tiap laptop walau merknya sama kadang berbeda penempatan tombolnya. Ada juga yang tanpa disertai kombinasi tombon Fn. *Tips untuk mengetahuinya adalah, jika simbol touchpad pada keyboard warnanya sama dengan tombol Fn, maka untuk menonaktifkan atau mengaktifkan touchpad disertai dengan menekan tombol Fn secara bersamaan. Jika warna berbeda dengan tombol Fn, maka tidak perlu menekan tombol Fn.

2. Driver Bermasalah

Driver touchpad yang bermasalah juga bisa menyebabkan touchpad error, baik itu tidak mau digerakkan, bisa bergerak tapi terkadang tidak bisa digerakkan atau pointer bergerak-gerak sendiri. Untuk mengatasinya cara pertama coba uninstall driver touchpad. Caranya masuk ke device manager dengan menekan tombol Windows+R pada keyboard, setelah muncul menu Run, ketik devmgmt.msc. Klik pada bagian Mice and other pointing devices. Setela keluar list dari device tersebut, kemudian klik kanan dan pilih Uninstall. Tunggu sampai proses selesai. Jika cara ini belum berhasil coba download driver touchpad (pointing device) terbaru dari situs resmi dan install driver tersebut.

3. Windows Bermasalah

Permasalahan touchpad error juga bisa disebabkan karena system operasi windows bermasalah. Baik itu disebabkan karena registry atau file system yang corrupt dan sebagainya. Solusi untuk permasalahan ini adalah dengan melakukan install ulang windows. Tips untuk memastikan apakah benar windowsnya yang bermasalah adalah dengan menggunakan System operasi yang di boot dari USB atau CD. Baik itu linux ataupun live USB/CD yang lain seperti DLCboot, hirent dan lain sebagainya. Kalau saya biasanya menggunakan linux untuk memastikannya.

Booting menggunakan flashdisk/CD yang sudah terisi linux di dalamnya. Caranya dengan mengubah boot order pada bios dengan menjadikan USB/CD pada urutan paling atas. Selanjutnya coba menggunakan fungsi touchpad pada Environment linux tersebut. Jika menggunakan linux tidak ada masalah, ada kemungkinan System operasi Windows yang terinstall bermasalah. Paling gampang dengan melakukan install Ulang Windows untuk mengatasinya. Atau menggunakan software pihak ketika untuk mengatasi file system atau registry yang corrupt, tapi cara ini biasanya lebih ribet.


4. Hardware Touchpad rusak

Jika solusi 1-3 ternyata tidak membuahkan hasil, ada kemungkinan hardwarenya yang rusak. Baik itu mungkin flexible touchpad yang putus atau tidak terkoneksi dengan baik. Atau memang hardware touchpad yang rusak. Solusinya adalah dengan mengganti touchpad dengan yang baru. Silahkan bawa ke tempat servis jika belum terlalu berpengalaman untuk membongkar laptop. Karena penggantian touchpad prosesnya agak ribet dan kadang jarang sparepart yang tersedia untuk touchpad laptop. Biasanya harganya pun berkali-kali lipat lebih mahal dibanding dengan menambah mouse USB.

5. Kerusakan pada Motherboard Laptop

Jika sudah melakukan pergantian Touchpad, ternyata permasalahan masih belum bisa teratasi, kemungkinan ada bagian komponen motherboard yang rusak. Solusinya dengan mengganti motherboard atau servis motherboard. Option ini biayanya lebih mahal dibanding penggantian touchpad. Kebanyakan orang lebih memilih untuk menambah mouse USB jika terjadi kerusakan pada hardware touchpad atau motherboard karena biaya lebih murah.

Demikian beberapa pengetahuan dan solusi untuk mengatasi touchpad yang error atau tidak berfungsi. Baik itu touchpad tidak bisa digerakkan sama sekali, bisa bergerak, akan tetapi kadang tidak bisa digerakkan atau touchpad bergerak-gerak sendiri.
Semoga dengan artikel ini bisa membantu teman-teman mengatasi permasalahan pada touchpad laptop. terima kasih sudah membaca artikel ini, semoga bermanfaat!!! Jika ada pertanyaan silahkan tulis di kolom komentar.

Belum ada Komentar untuk "5 Tips Mengatasi Touchpad Laptop tidak berfungsi (tidak bisa digerakkan/bergerak sendiri)"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel